You and Me
Author :
@Rimalways
Tittle :
You and Me (Chapter1)
Main Cast :
Kyuhyun, Ryeowook, Zhoumi, Henry, Nao Mi, Yu Mi, Na Na, Yoo Jin.
Genre :
Romance
Rating :
General
Leght :
Chapter
Musim Dingin. Jepang, 2005
Dua
anak kecil terlihat begitu bahagia dan tertawa ria. Mereka sedang bermain
ayunan ditaman belakang rumah.
"Aku
mencintaimu" ucap lelaki kecil yang sedang mendorong ayunan.
"Yak,
Evil Cho.. Kita masih kecil" jawab anak perempuan berkepang dua yang
sedang asik duduk diayunan.
"Saat
besar nanti, aku mau berjodoh denganmu" tegas anak lelaki itu pasti.
*
*
MONSTAR GIRLS adalah
group perempuan yang paling terkenal di Gangnam School karena mereka memiliki
daya tarik tersendiri dari masing-masing anggota. Selain cantik dan pintar,
mereka juga sangat tidak menyukai suatu hubungan atau pacaran. Mereka terkenal
diseluruh sekolah karena mereka tipe perempuan yang tidak suka bergaul dengan
para lelaki. Dibalik itu semua, mereka sangat menghargai sebuah persahabatan.
Saat ada perempuan yang meminta bantuan kepada Monstar Girls karena telah
disakiti oleh seorang pacar maka dengan senang hati Monstar Girls akan membantu
menyelesaikan permasalahan tersebut. Baik dengan cara baik atau buruk.
"Nao Mi?" seru Na Na
salah satu anggota dari Monstar
Girls dengan suara keras sambil berlari kearah Nao Mi.
Nao Mi yang sedang
duduk dibawah pohon sedikit menoleh.
"aku akan melaporkan hal
yang penting" kata Na Na sambil terengap-engap karena napas belum teratur.
Nao Mi sang gadis
cantik yang memiliki hidung mancung dengan rambut kriting gantung panjang
adalah ketua dari Monstar Girls. Jika salah satu anggota mempunyai laporan
tentang perempuan di sekolah Gangnam maka mereka harus menyampaikan kepada Nao
Mi. Dan saat ini Na Na akan melaporkan sesuatu yang penting.
"ada kasus perselingkuhan
lagi? apakah adik kelas yang meminta bantuan kita?" sambar Yu Mi yakin
yang duduk disamping Nao Mi. Yu Mi juga termasuk salah satu anggota dari
Monstar Girls.
"bukan... bukan..." jawab Na Na sambil
menggerak-gerakan tangan kanan. "dia... dia..." lanjutnya
menggantungkan ucapan, ia enggan untuk meneruskan ceritanya.
"kenapa? ada masalah
apa?" tanya Nao Mi penasaran.
"Yoo Jin... di.. di..di..a
sebenarnya sudah mempunyai pacar. Dia melanggar perjanjian kita" kata Na
Na sedih karena dia sudah melaporkan Yoo Jin. Yoo Jin adalah anggota dari
Monstar Girls yang paling dekat dengan Nao Mi.
"tidak mungkin" ucap
Nao Mi tak percaya. "darimana kau mendapatkan informasi seperti ini?"
"Yoo Jin melanggar
kesepakatan kita untuk tidak berpacaran.. ohh astaga..." sergah Yu Mi.
"apa yang harus kita lakukan Nao Mi?" lanjutnya sambil menatap kearah
sang ketua yang masih terlihat kaget.
"tapi... dia sudah
berpacaran satu bulan yang lalu dan sekarang Yoo Jin telah dicampakan begitu
saja" ucap Na Na.
"dimana dia sekarang?"
kata Nao Mi tak sabar.
"dia sedang menangis di
kelas" jawab Na Na.
"kita harus membantunya!
bagaimanapun juga dia sahabat kita.. Ayo!!!" saran Yu Mi. Mereka bertiga
akhirnya pergi menemui Yoo Jin.
Nao Mi berjalan paling
depan. Na Na dan Yu Mi mengikuti mereka dari belakang. Semua murid yang melihat
ke arah Monstar Girls terlihat ketakutan karena Nao Mi yang terkenal murah
senyum kini menampilkan wajah dingin.
Mereka sudah berada di
depan kelas 3-2. Mata Nao Mi menangkap sosok perempuan yang sedang terisak
dibangku belakang sendirian. Saat ini semua murid kelas diminta untuk keluar.
Di dalam hanya tersisa Monstar Girls.
"sebenarnya apa yang
terjadi?" tanya Nao Mi keras dan langsung duduk di samping Yoo Jin. Na Na
dan Yu Mi duduk didepan mereka.
"maaf Girls!" kata Yoo
Jin masih terisak.
"untuk siapa air mata ini?
untuk kita sahabatmu atau untuk lelaki yang telah menjadi pacarmu lalu
mencampakanmu?" tanya Nao Mi dengan volume suara yang keras.
"maafkan aku" lirih Yoo
Jin. "maaf karena telah membohongi kalian"
"jika kau menangis untuk
kami karena telah dibohongi olehmu kami tidak akan mempermasalahkannya karena
kita sahabat. Tapi jika kau menangis untuk lelaki yang telah menyakitimu, itu
sesuatu yang sangat tidak kami sukai" sergah Yu Mi.
"benar yang dikatakan Yu
Mi" kata Nao Mi menegaskan. "siapa lelaki itu?"
Yoo Jin masih terisak
karena semua sahabatnya tidak membenci karena kesalahan sendiri.
"siapa dia?" tanya Na
Na penasaran. Dia hanya mengetahui bahwa Yoo Jin telah berpacaran dan sekarang
dicampakan tetapi ia tidak mengetahui siapa lelaki yang telah mencampakan
sahabatnya.
"di.. di..a Kim
Ryeowook" sela Yoo Jin dalam isak tangisnya.
"apa?" jawab Na Na dan
Yu Mi serempak dengan wajah tak percaya.
"sialan" umpat Nao Mi
kesal. "kenapa harus berurusan dengan mereka, Yoo Jin?" lanjut Nao Mi
emosi.
*****
Kelompok lelaki paling
kaya dan tampan di Gangnam School menyebut diri mereka sebagai GengsterMans.
Karena dengan kekayaan dan ketampanan, mereka pikir dapat mengabulkan segala
keinginin mereka. GangsterMans yang dipimpin oleh Cho Kyuhun, yang merupakan
Anak orang terkaya kelima di Korea menurut survei kekayaan yang tercatat di
Bursa Efect. GengsterMans memiliki tiga anggota selain Kyuhyun, yaitu Kim
Ryeowook, Henry, dan Zhoumi.
Malam ini GengsterMans
sedang mengadakan pesta di rumah Kyuhyun dengan tema Ghost Party. Tidak ada
cahaya yang menyilaukan sebagaimana pesta dikebanyakan tempat. Disini hanya ada
remang-remang cahaya. Semua ornamen dinding berwarna hitam pekat. Semua orang
yang hadir diwajibkan makai pakaian dan make up Ghost.
DJ memainkan musik
dengan begitu lincah. Semua orang yang hadir sangat menikmati pesta malam ini.
Kyuhyun keluar dari kerumunan orang banyak yang sedang menari. Ia berjalan
menghampiri Ryeowook yang sedang duduk sendiri dipojok ruangan. Ditempat
Ryeowook duduk cahaya begitu banyak tersorot kearah sana.
"kau menyesal memutuskannya?
Yoo Jin pasti telah membicarakan masalah ini kepada Monster Girls" kata
Kyuhyun yang langsung duduk didepan temannya.
"seharusnya aku tidak
melakukan hal itu. Wah... benar-benar bodoh" umpat Ryeowook kesal pada
diri sendiri karena telah putus dengan Yoo Jin.
"sebentar lagi kita akan
berurusan dengan Nao Mi" kata Kyuhyun datar. "aku sudah bosan
berurusan lagi dengan gadis itu. Sudah lima kali aku berurusan dengannya hanya
karena masalah perempuan yang telah aku sakiti hatinya. Belum lagi kasus Henry
dan Zhoumi yang aku selesaikan. Dan sekarang... aku yakin masalah ini aku yang
akan turun tangan. Masalah dengan Nao Mi kembali datang. Meskipun begitu aku
sangat menyukainya" lanjut Kyuhyun pasrah namun tersenyum.
Ryeowook mengambil
segelas soju. "kau seorang Playboy payah. Jika kau telah menyakiti hati
perempuan maka disanalah ada Nao Mi yang akan menghukummu. Kau tahu sendiri
jika Nao Mi dan teman-temannya sangat tidak menyukai jika melihat perempuan
lain tersakiti. Cho Kyuhyun dan Nao Mi. Kalian sangat cocok dalam pertarungan
masalah hati" kata Ryeowook tertawa.
"payah? selagi aku masih
bisa memberikan kepuasan kepada semua mantan pacarku, kata payah tidak berlaku
lagi." elak Kyuhyun membela diri.
"jika sudah berhadapan
dengan Nao Mi, kau seperti pecundang payah. Bahkan kau tidak pernah melawan dia
sama sekali. Kau hanya bisa diam dengan tatapan dingin. Kau benar-benar tidak
bisa melawan perempuan atau apa karena Nao Mi cantik jadi dia dapat meluluhkan
hatimu, Kyuhyun?"
canda Ryeowook yang membuat Kyuhyun berdehem keras.
"Nao Mi? cantik?" kata
Kyuhyun tak yakin. "kau memang benar" umpatnya pelan.
Ryeowook meneguk soju.
"kau mengakuinya. Kalau kau tidak mengatakan seperti itu berarti matamu
bermasalah"
Kyuhyun menyenderkan
tubuhnya kesandaran kursi dengan napas berat. Ryeowook kembali asik dengan
soju.
"Kim Ryeowook~ssi?"
terdengar teriakan seorang perempuan. Orang lain yang sedang menikmati pesta
mengacuhkan teriakan yang keras seperti tadi.
Ryeowook mencari
sumber suara. Tubuh Kyuhyun kembali tegak.
"Nao Mi~ssi?" kata
Kyuhyun pelan yang terlebih dahulu menyadari kedatangan Nao Mi dan para
sahabatnya.
"aishh.." umpat
Ryeowook.
"lagi.. lagi
GengsterMans" teriak Nao Mi kesal. "kau akan mendapatkan pelajaran
yang lebih dari Henry, Zhoumi dan Kyuhyun" tunjuk Nao Mi kearah Ryeowook.
"hey.. yang tidak memakai Ghost Party tidak boleh
masuk ke pesta ini" ucap Kyuhyun mencairkan suasana.
"dengan kecantikan kami, satpam
didepan dapat kami lumpuhkan" sahut Na Na.
Nao Mi berjalan
mendekat kearah Ryeowook dengan tatapan dingin. Dengan kesal Ryeowook kembali
duduk dan langsung menatap Kyuhyun agar bisa membantu dirinya menyelesaikan
masalah dengan Nao Mi. Kyuhyun meneguk soju yang terletak di atas meja dengan
satu tegukan dan langsung mendekati Ryeowook. Kedua teman Nao Mi memandang
mereka sambil tertawa kecil. Sedangkan, Yoo Jin menatap Ryeowook emosi namun
juga khawatir karena ia
akan mendapat gamparan dari sahabatnya.
"kau tidak perlu ikut campur
antara Ryeowook dan Yoo Jin" sahut Kyuhyun keras.
"aku?" kata Nao Mi
dingin. " Yoo Jin sahabatku, tentu saja aku harus menolongnya. Kita harus menyelesaikan masalah ini" lanjut
Nao Mi melipat tangan didepan dada seperti menantang sesuatu.
Mata Kyuhyun menatap
Yoo Jin yang berdiri dibelakang Nao Mi. "kau bisa menyelesaikan masalahmu
tanpa bantuan nenek sihir?" Kyuhyun tersenyum mengejek kearah Nao Mi yang
terlihat tidak suka atas perkataannya.
Na Na dan Yu
Mengguncang tubuh Yoo Jin yang terasa kaku. "bagaimana?" Kyuhyun
masih menatap Yoo Jin.
"sudah ku bilang tadi, jika
masalah ini aku yang akan menyelesaikannya" teriak Nao Mi kesal kearah
Kyuhyun dan Ryeowook bergantian.
"sebaiknya kita jangan ikut
campur" kata Kyuhyun mendekat kearah posisi Nao Mi berdiri. "Ryeowook
kau bisa menyelesaikan ini bukan? panggil Henry dan Zhoumi jika kau mengalami
kesusahan" pesan Kyuhyun tanpa menatap wajah Ryeowook yang terlihat
bingung. Ia sekarang sudah berhadapan dengan Nao Mi.
"aku mengerti" kata
Ryeowook akhirnya. Semua orang memandang kearahnya kecuali orang-orang yang
sedang asik menikmati pesta malam itu.
"bagus" dehem Kyuhyun.
Tanpa aba-aba terlebih dahulu ia sudah menggenggam tangan Nao Mi dan menarik
gadis itu menjauh dari teman-temannya. Ia menarik tangan Nao Mi paksa masuk
kedalam melewati kerumunan orang yang sedang menari dengan sangat lincah.
"Nao Mi??" seru Na Na
keras.
"yak, Kyuhyun brengsek.
Cepat lepaskan Nao Mi" hardik Yu Mi kesal. Mereka sudah tidak bisa melihat
Nao Mi lagi karena ia sudah ditarik paksa oleh Kyuhyun.
"aku akan berbicara dengan
Ryeowook. Kalian nikmatilah pesta ini!!" kata Yoo Jin membuka mulut kearah
kedua temannya.
*****
Tik... tik... tik...
dentum jam dinding terdengar begitu nyaring. Jam sudah menunjukan pukul dua
belas malam. Kyuhyun menuangkan soju kedalam gelas kecil yang berada didepan
tempat duduknya. Dengan santai ia mengangkat kaki kanan dan bertumpu diatas
kaki kiri. Sesekali tubuhnya bergerak mengikuti alunan musik yang bersumber
dari ruang bawah.
"puas?" bentak Nao Mi
kesal yang sedang duduk berhadapan dengan Kyuhyun. Ia sudah terkurung beberapa
jam di ruang lantai atas bersama lelaki yang sangat tidak ia sukai. Bukan
terkurung bersama tanpa sengaja tetapi Kyuhyun sengaja mengurungnya disini.
"belum" sahut Kyuhyun
ringan. Tanpa dosa sedikit pun ia meneguk soju kembali. Kali ini ia dengan
senang hati menuangkan sedikit soju kedalam gelas Nao Mi yang masih kosong.
"apa yang kau lakukan?"
bentak Nao Mi tak suka.
"memberimu sedikit
kebebasan" jawab Kyuhyun sambil bangkit berdiri dan berjalan kearah
jendela.
"sama sekali tidak
lucu" ejek Nao Mi datar. "kau membantu Ryeowook dengan cara seperti
ini? wow... sangat menakjubkan" lanjutnya sambil tertepuk tangan tanda
sangat mengejek.
"kau sudah tau. Kita seharusnya
membiarkan mereka menyelesaikan masalah sendiri" Kyuhyun menutup tirai
jendela. Ia menatap cahaya lampu yang menyorot begitu terang. "apakah aku
harus mematikan itu" Kyuhyun menunjuk lampu yang menggantung tepat dibawah
Nao Mi duduk.
"kau? apa yang akan kau
lakukan?" teriak Nao Mi geram. "jangan sesekali mendekat
kearahku"
Kyuhyun tertawa kecil.
Ia menatap wajah Nao Mi yang sedikit ketakutan. "Ryeowook pasti sudah bisa
menyelesaikan permasalahannya dengan Yoo Jin. Sekarang kita hanya perlu
bersenang-senang" lanjut Kyuhyun yang terus mendekat kearah Nao Mi.
"kau, aku tidak akan
memaafkanmu" teriak Nao Mi keras sambil menggeserkan tubuh kesamping kiri.
"jangan pernah mencampuri
urusan mereka. Saat ini mereka sudah besar, biarkan mereka menyelesaikan masalahnya,
kita tidak harus repot-repot membantu mereka" kata Kyuhyun tersenyum
manis. Nao Mi semakin takut dibuatnya. Sunyuman manis itu tidak membuatnya
tertarik justru ia merasa sangat membenci Kyuhyun. PlayBoy payah yang membuat
situasi menjadi semakin sulit. Nao Mi sangat membenci hal ini. Sangat-sangat membencinya.
Nao Mi mendorong tubuh
Kyuhyun agar menjauh darinya. Ia mengambil napas berat dan menghembuskan dengan
kasar. "aku harus tau alasan Ryeowook memutuskan Yoo Jin tanpa alasan yang
jelas. Aku harus membantu dia menyelesaikan masalahnya. Sebagai teman aku tidak
bisa melihat Yoo Jin menangis hanya karena selalu memikirkan Ryeowook.. Kau,
kau Kyuhyun, seharusnya memberitahu Ryeowook agar jangan menyakiti perempuan.. Oh ya
ampun..." kata Nao Mi berat. "bagaimana kau bisa menasehati Ryeowook
sedangkan kau sendiri sama seperti dia, kau selalu menyakiti banyak perempuan..
aku hampir lupa, oh astaga" lanjut Nao Mi sambil menempelkan tangan kanan
diatas kepala. Ingatannya kembali muncul saat ia mengetahui sifat asli Kyuhyun
yang suka gonta-ganti pacar, menyakiti mereka, dan selalu tidak tahan lama-lama
dengan perempuan. Kyuhyun lelaki yang payah. Kebanyakan perempuan yang telah
Kyuhyun mainkan perasaannya selalu meminta bantuan Nao Mi untuk membantunya menghukum
Kyuhyun. Dan Nao Mi selalu melakukan dan membantu mereka dengan senang hati.
Karena Nao Mi sangat memegang prinsip bahwa 'WANITA TIDAK BOLEH TERSAKITI WALAU
HANYA SEUJUNG KUKU'.
Tangan Kyuhyun dengan
cepat menarik tubuh Nao Mi agar mendekat kearah tubuhnya. Nao Mi terus
meronta-ronta. Namun genggaman hangat Kyuhyun semakin kuat yang membuat Nao Mi
kesusahan untuk lepas. "apa kau tau alasan kenapa aku selalu diam jika kau
terus menghukum dan menyumpahiku karena aku telah menyakiti hati banyak perempuan?"
ucap Kyuhyun menatap mata Nao Mi dalam-dalam.
Deg... Suara jantung
Nao Mi terdengar begitu keras. Seketika jantungnya seakan berhenti berdetak
saat ditatap oleh mata hitam Kyuhyun. Meskipun lelaki itu tidak menggunakan ghost party tapi perasaan
Nao Mi mengatakan bahwa ia saat ini takut terhadap sosok Kyuhyun. Entah kenapa.
"jangan menjinakan aku
dengan cara bodoh seperti ini! Oh..
jadi tatapan seperti ini yang membuat banyak perempuan tergila-gila
denganmu?" Nao Mi masih berusaha melepaskan genggaman ditangannya namun
sial, Kyuhyun semakin erat menahannya.
"tidak" ucap Kyuhyun
sederhana sambil tersenyum simpul menatap wajah Nao Mi yang datar dan gusar.
"apa kau tertarik dengan tatapan ini?" Kyuhyun mendekatkan wajahnya
tepat beberapa senti dari wajah Nao Mi. Ia hendak mencium gadis itu.
Plakkk... sebuah
tamparan keras berhasil mendarat diwajah mulus seorang Cho Kyuhyun.
"berhenti main-main denganku" Nao Mi berhasil melepaskan genggaman
yang hangat namun terasa menyakitkan tersebut.
Kyuhyun tersenyum
kecil. "aku tidak akan main-main dengan perempuan yang sudah berhasil
menyentuh hatiku"
"omong kosong" umpat
Nao Mi kesal. Ia bangkit berdiri dan berjalan menuju pintu luar. Kyuhyun
menatap gadis itu senang dan penuh ketertarikan. Sangat disayangkan, seberapa
kuat tenaga yang Nao Mi miliki ia tidak berhasil membuka pintu tersebut. Ia
menyerah. Menjatuhkan badan kelantai dan menyenderkan tubuhnya dibalik pintu.
Kyuhyun tidak berkutik
sama sekali. Ia membiarkan gadis itu beberapa menit untuk menenangkan hatinya
yang terlihat sangat kesal. Ia melihat kearah jam dinding yang tergantung tepat
didepan pandangan matanya. Jarum panjang
sudah menentukn pukul satu pagi. Ia mengambil ponsel dari dalam saku dan
mengetik sebuah pesan.
Ternyata Nao Mi sudah
tertidur pulas. Kyuhyun menatap wajah gadis itu cerah. Tangannya membelai
lembut wajah Nao Mi, menyibakan rambut yang menutupi wajah gadis itu. Perlahan
demi perlahan, Kyuhyun mendekatkan tubuhnya lalu mencium kening Nao Mi.
"andai kau tau siapa
aku" ucap Kyuhyun pelan.
*****
"TIDAKKKKK..." teriakan
Nao Mi begitu keras seperti telah berhasil mengguncangkan dunia. Ia menatap
kesekeliling ruangan dengan tatapan aneh. Ini bukan cat dinding dikamarnya.
Tidak ada poto dirinya dikamar ini. Sebenarnya sekarang dia dimana? Nao Mi mengkerutkan
kening tak mengerti dengan situasi ini. Dengan langkah gontai Nao Mi menyibakan
tirai jendela yang tidak jauh dari tempat tidur. Ia memandang keluar, terlihat
bukan halaman depan rumahnya. Ingatannya kembali pulih saat kejadian tadi
malam. "mungkinkah...?" dengus Nao Mi pelan sambil memandang kearah
pintu luar kamar. Ia tidak yakin dengan pikirannya sendiri.
Nao Mi mengambil
ponsel yang tergeletak diatas meja.
"kalian
dimana? kalian pulang dengan selamat?" pesan Nao Mi untuk ketiga
temannya.
Beberapa menit
kemudian.
Na Na :
Apa yang Kyuhyun lakukan terhadapmu? kau tidak terluka? kau baik-baik saja?
jangan khawatir! aku pulang dengan selamat tadi malam, anggota GengsterMans,
Henry, mengantarku pulang. Maaf aku tidak punya pilihan lain.
Yoo Jin :
Ryeowook dan aku telah baikan. Dia telah menjelaskan semuanya. Kau kerumahku
sekarang Nao Mi! aku tidak ada aktivitas sekarang, ajak yang lain juga! ada
yang akan aku ceritakan"
Yu Mi :
Aku sangat percaya kau baik-baik saja. Jika aku bertemu dengan Kyuhyun, aku
akan menghajarnya. Aku dirumah sekarang. Zhoumi mengantarku pulang atas ijin
Kyuhyun. Apa dia sebaik itu Nao Mi?"
Nao Mi menjambak
rumbutnya yang masih acak-acakan. Membaca semua pesan dari ketiga sahabatnya ia
merasa lega tetapi mereka telah diantar pulang oleh anggota GengsterMans, itu
yang membuat Nao Mi sulit untuk percaya.
Tangan Nao Mi sudah
memegang knop pintu dan dengan hitungan detik ia akan langsung memutarnya. Tapi
tiba-tiba saja, seseorang terlebih dahulu membukanya. Mata Nao Mi berlonjak
kaget. Dengan cepat ia langsung membekap
mulut tak percaya bahwa
orang yang ada didepannya adalah Kyuhyun.
"wah, tidurmu nyenyak
sekali" komen Kyuhyun. Ia berjalan mendekat kearah meja yang berada
disamping tempat tidur. Kyuhun menyimpan sebuah piring berisi roti dengan segelas susu diatas sana.
"ini rumahmu?" tanya
Nao Mi tak percaya.
Kyuhyun duduk diatas
ranjang lalu mengangguk membenarkan. "cepat makan! aku membuatnya
untukmu"
Dengan gontai, Nao Mi
berjalan kearah Kyuhyun. "kau tidak melakukan apa-apa bukan?" tanya
Nao Mi gusar. Ia tau bahwa tadi malam ia bersama Kyuhyun tetapi ia tidak sadar
bahwa ia sampai ketiduran dirumah lelaki yang ia tidak sukai.
"aku menyentuhmu" kata
Kyuhyun polos.
"apa???" mata Nao Mi
berlonjat kaget. Ia menatap dirinya sendiri didalam cermin yang berada diatas meja rias.
Kyuhyun tertaw kecil.
"aku membawamu kedalam kamar Nuna-ku"
"benar seperti itu?"
Nao Mi menerawang semua sudut ruangan. Mungkin yang dikatakan lelaki itu benar
ini kamar kakak perempuannya karena ada beberapa poto wanita cantik berambut
panjang dibeberapa sudut ruangan.
"aku menyentuhmu hanya untuk
memindahkan tubuhmu ke kamar ini. Jangan berfikir yang aneh-aneh karena aku
tidak akan menyentuhmu" tegas Kyuhyun sangat yakin, padahal sebenarnya
tanpa Nao Mi sadari Kyuhyun telah mencium keningnya dan saat ini Kyuhyun
mengatakan bahw ia tidak menyentuhnya. Sungguh menakjubkan, dia pandai membual.
"aku tidak percaya dengan
perkataanmu. sekarang aku mau pulang" Nao Mi berusaha merapikan semuanya.
Beberapa saat kemudian ia telah bersiap-siap untuk keluar. Kyuhyun hanya
menatap Nao Mi datar. Gadis itu tidak menyentuh bahkan tidak melirik sedikitpun
Sandwich buatannya. Membuat Kyuhyun kesal dan ingin menyuapi gadis itu.
Saat Nao Mi melangkah,
terasa ada sentuhan yang menjalar keseluruh tubuh. Tangan Kyuhyun menyentuh
pundak Nao Mi dan seketika langsung membalikan tubuh gadis itu agar bisa
berhadapan dengannya. Kekujur tubuh Nao Mi terasa kaku, ia seakan terkunci dan
tidak bisa berbuat apa-apa.
"kau tidak
menghargaiku" Kyuhyun menarik tangan Nao Mi lalu mendudukan tubuh Nao Mi
diatas tempat tidur. Nao Mi begong dibuatnya. Ia masih bertanya-tanya kenapa
sikap Kyuhyun aneh yang membuat Nao Mi merinding.
"minum ini!" Kyuhyun
memberikan segelas susu hangat. Nao Mi menatap gelas tersebut acuh. Ia
membalikan wajah.
Tangan Kyuhyun
menyentuh wajah Nao Mi dengan penuh cinta. "kala begitu, makan ini!"
sambil menyodorkan Sandwich. Namun gadis itu tidak bergeming sama sekali.
Kyuhyun merasa kesal dibuatnya. "apa aku harus menyuapimu?" protes
Kyuhyun kesal.
"aku sungguh merinding
dengan perlakuanmu. Apa kau menganggap ku seperti kebanyakan perempuan lainnya?
aku tidak akan terjerat oleh bujuk hangat darimu" ucap Nao Mi sambil
menepis tangan Kyuhyun.
"ini bukan bujukan atau
rayuan" tegas Kyuhyun. Nao Mi terdiam. "sebaiknya kau mandi dulu
sebelum pulang" pinta Kyuhyun sambil menunjukan letak kamar mandi.
Dua puluh menit
kemudian
Nao Mi keluar dengan
rambut basah. Ia telah memakai baju Cho Ahra yang merupakan Kakak perempuan
Kyuhyun. Nao Mi sedang berdiri disamping kaca jendela yang telah terbuka. Ia
terus mengibas-ngibaskan rambut agar menjadi kering karena tidak ada handuk
sama sekali.
Tanpa Nao Mi sadari,
Kyuhyun berjalan kearahnya Sambil membawa handuk kecil lalu meletakan diatas
kepala gadis itu. Kyuhyun terus mengucek-ngucek kepala Nao Mi, sesekali ia
tersenyum ramah dan manis. Nao Mi hanya bisa memandang Kyuhyun datar. Ia masih
tidak percaya bahwa sosok yang ada dihadapannya adalah Cho Kyuhyun. Tangan
Kyuhyun membelai lembut pipi Nao Mi, sehingga warna merah merona kian tampak.
Nao Mi tersenyum mengejek, ia berfikir bahwa kebaikan Kyuhyun hanyalah
sandiwara Kyuhyun untuk mendapatkan hati Nao Mi. Ia sudah merencanakan untuk
membalas perlakuan Kyuhyun, dengan sekejap mata, kedua tangan Nao Mi melingkar
dipinggang Kyuhyun. Kyuhyun membantu. Rencana Nao Mi berhasil.
Sesuatu yang tidak Nao
Mi harapkan muncul, Kyuhyun malah menarik tubuh Nao Mi kedalam pelukannya
sampai Nao Mi tidak bisa berkutik lagi. Hanya untuk mengambil napas pun terasa
sulit. Entah kenapa, ada perasaan aneh yang berkecampuk direlung hati gadis
itu. Debar jantung terasa kian cepat. Ia seakan tidak bisa mengontrol diri
sendiri. Baru kali ini Nao Mi merasakan hal seperti itu. Aneh namun terasa
nyaman.
*****
"yak... Brengsek kau
Kyuhyun" teriak Yu Mi keras dengan wajah emosi. Ia bahkan hendak memukul
wajah Kyuhyun, untung saja ada Na Na yang duduk disampingnya yang terus
berusaha menenangkan hati Yu Mi yang sedang mendidih panas.
"dia tidak berbuat yang
aneh-aneh. Tenanglah Yu Mi~aa!" kata Nao Mi berusaha menenangkan perasaan
sahabatnya.
"yak.. yak.. yak.. kau pikir
Kyuhyun akan membunuh Nao Mi? lihat sendirikan, sahabatmu baik-baik saja!"
kata Zhoumi tak kalah berteriak mencoba membantu Kyuhyun dari serangan Yu Mi.
"saat Nao Mi tidur pulas,
kita tidak tau bahwa Kyuhyun telah melakukan sesuatu. Kau terlalu percaya
dengan Playboy payah seperti dia" Na Na membantu Yu Mi dari serangan adu
mulut yang telah terjadi beberapa kali. Bahkan ia menunjuk Kyuhyun emosi dan
menatap Zhoumi dingin seakan ia akan menerkam tubuh Zhoumi dan memakamnya
hidup-hidup.
"Na Na~yaa, kau tidak
seharusnya menyalahkan ketua kami. Lihatlah!" Henry menunjuk kearah Nao Mi
"ketua kalian tidak cacat sedikit pun. Berhentilah memojokan
Kyuhyun!"
Pasangan yang telah
berbaikan hanya menjadi penonton setia diantara mereka. Kyuhyun dan Nao Mi
saling berpandangan menyaksikan kedua sahabatnya yang saling perang mulut tanpa
tau apa-apa.
"aku menyesal telah
mengundang kalian datang kesini" umpat Kyuhyun kesal. Perkataan tersebut
juga ditunjukan kepada Henry dan Zhoumi. Mereka hanya menatap Kyuhyun tak
mengerti.
"wah, ternyata kita tidak
diharapkan datang kesini. Kenapa kau mengundang kami?" kata Yu Mi sinis
kearah Kyuhyun yang tak suka atas pengusiran secara tidak langsung ini.
"ayo kita pergi!" Yu Mi menarik tangan Nao Mi
sedangkan dengan kesal Na Na juga menarik tangan Yoo Jin yang sedang berada
disamping Ryeowook. Ryeowook menahan pacarnya namun pukulan Na Na berhasil
melemahkan Ryeowook. Monstar Girls
telah pergi dari pandangan mereka.
"oh eommonie.. aku akan
datang" ucap Kyuhyun dibalik ponsel.
"apakah gadis itu sudah
tau?" tanya Ryeowook, Henry, dan Zhoumi serempak.
*****
Nao Mi menyetujui
untuk makan malam diluar bersama kedua orangtuanya. Meskipun malas, ia terus saja
dibujuk agar ikut. Dengan gaun merah selutut dan rambut yang ditata rapi seperti
putri kerajaan, Nao Mi terlihat sangat anggun. Ia berjalan memasuki kawasan
dalam restoran bersama kedua orang tuanya. Ia tidak pernah merasa tegang
seperti ini. Semua orang sibuk dengan urusan masing-masing namun Nao Mi
merasakan bahwa ada yang selalu menatapnya. Entah siapa. Bola matanya terus
berputar kearah-kiri dan kanan. Ia menggenggam tangan sendiri yang terasa
dingin. Acara makan malam lebih terlihat seperti pertemuan keluarga.
"oh.. aku sudah lapar"
kata Nao Mi merengek kearah Ibunya.
"kita pesan makan setelah
tamu kita datang" ucap Ibu memahami situasi.
"pasti masalah bisnis Appa,
iya kan?"
"demi lebaikan kita. Ini
bukan masalah bisnis sayang" sergah Appa menenangkan putri tunggalnya.
"lama sekali" kata Nao
Mi kesal. Ia sudah beberapa kali menggeser posisi duduk namun tamu yang
ditunggu tak kunjung datang. Sambil menghilangkan kejenuhan, Nao Mi asik
bermain game diponselnya.
"selamat malam tuan Gu, kami
terlambat" terdengar sapaan pria tua bersama istrinya. Nao Mi menatapnya
sekilas dan masih asik dengan ponselnya.
"Nao Mi, beri hormat kepada
tuan Cho!" pinta Ibu menyenggol tangan
anaknya.
"eomma..." rengek Nao
Mi tak suka karena telah diganggu. Dengan malas ia mengangkat kepala dan
langsung memberi hormat kepada Tuan dan Nyonya Cho. Mata Nao Mi menatap
tajam seseorang yang berdiri dibelakang
Tuan Cho.
"Kyuhyun~ssi?" ucap Nao
Mi tak yakin. Orang tersebut menampakan wajahnya. Mata Nao Mi berlonjak kaget,
orang itu benar-benar Kyuhyun.
"selamat malam Tuan dan
Nyonya Gu" ucap Kyuhyun membungkuk tanda memberi salam kepada orangtua Nao
Mi. Ayah menyuruh Kyuhyun duduk. Ia duduk tepat disebelah Nao Mi.
"kau? apa yang kau lakukan
disini?" bisik Nao Mi kearah Kyuhyun.
"akhirnya kita dipertemukan
lagi" kata Ayah bahagia melihat keluarga Cho.
"dipertemukan lagi? apa
maksudnya?" dengus Nao Mi pelan.
"kau akan tau setelah
ini" bisik Kyuhyun tepat ditelinga kanan Nao Mi.
"perjodohan ini bisa kita
lanjutkan. Mereka sudah saling mengenal sejak lama" Tuan Cho tertawa
riang. Ayah dan Ibu mengangguk membenarkan.
"apa? perjodohan? siapa?
aku?" teriak Nao Mi keras dan bertubi-tubi hingga semua orang memandang
kearahnya. Ibu menyuruh Nao Mi memelankan suaranya. Ayah memberi tanda kepada anaknya
agar bersikap sopan dan anggun. Keluarga Cho tertawa kearah Nao Mi. Kyuhyun
hanya menatap Nao Mi nanar.
"kalian berdua akan
dijodohkan" ucap Ibu tersenyum bahagia.
Nao Mi menghela napas
panjang lalu mengeluarkan dengan berat. Pendengarannya saat ini sedang rusak,
ia berpura-pura tidak mendengarkan apa yang dikatakan ibunya. Ini hanya
kesalahan. Tidak mungkin ia akan dijodohkan. Ia bahkam belum lulus sekolah,
bagimana mungkin ia dijodohkan. Astaga ini tidak adil bagi Nao Mi.
"aku masih sekolah. Tidak
mungkin aku dijodohkan.
Masa depanku masih panjang, cita-citaku masih menunggu diluar" Nao Mi
berusaha protes. Ia meminta bantuan Kyuhyun agar ikut memprotes ini semua.
Namun Kyuhyun tidak membuka mulut sama sekali. Seakan ia telah menyetujui
keputusan para orang tua. Nao Mi menatap Kyuhyun kesal.
"kalian sudah ditakdirkan
untuk bersama. Lagi pula
kalian sudah berkenalan sejak kecil" ucap ayah membuka memori anaknya.
"Kyuhyun. Dia teman masa
kecilmu waktu di Jepang, sayang" Ibu ikut membantu membuka ingatan sepuluh
tahun yang lalu.
Nao Mi memegang kening
yang terasa pusing dan berdenyut. Ia masih belum bisa mencerna semua ingatan
masa kecilnya. Ia memandang kearah Kyuhyun yang sedang menatapnya gusar. Tangan
Kyuhyun menggenggam erat tangan Nao Mi yang terasa dingin. Nao Mi merasa tenang
atas sentuhan tersebut.
"jadi, kau adalah Evil Cho?
teman masa kecilku?" Nao Mi
membalikan badan dan menatap mata Kyuhyun dalam-dalam. Mereka masih
saling berpegangan tangan.
Kyuhyun mengangguk.
"kenapa kau tidak
memberitahuku?" kata Nao Mi meminta
kejelasan.
"kalian mau dijodohkan,
bukan?" tanya Nyonya Cho semangat setelah melihat tatapan dari kedua mata
anaknya. Ia sangat yakin bahwa Kyuhyun menyetujui keputusan ini.
"setuju"
"tidak"
Jawab Kyuhyun dan Nao
Mi serempak. Mereka saling berpandangan.
"dia Playboy dan hobi
menyakiti hati para gadis"
"tidak seperti itu"
ucap Kyuhyun membela diri.
"terus apa? lihatlah! pria
ini pandai membual. Aku tidak bisa dijodohkan dengannya"
"itu karena kau belum tau
perasaanku" Kyuhyun membela diri.
" apa? kenyataan bahwa kau
hobby menyakiti hati seseorang"
"tidak" ucap Kyuhyun
tegas. "alasan aku mendekati para gadis hanya untuk mendapatkan perhatian
darimu. Dengan cara itulah aku bisa berbicara denganmu"
"bodoh" ucap Nao Mi tak
masuk akal.
"itu karena aku
mencintaimu" sergah Kyuhyun membeberkan semua unek-unek yang ingin ia
sampaikan dari dulu. Mungkin hanya Kyuhyun yang mengingat bahwa mereka berteman
dari kecil dan ia tidak mempermasalahkan jika gadis itu tidak mengingatnya.
Tapi, cara Nao Mi menatap Kyuhyun dengan tatapan bahwa Kyuhyun berbohong itu
yang lebih menyakitkan. Yang diucapkan Kyuhyun semuanya benar. Kenyatan bahwa
selama ini, tindakan Kyuhyun mengencani para gadis semata-mata untuk
mendapatkan perhatian Nao Mi. Gadis masa kecilnya.
Nao Mi membatu
beberapa saat setelah mendengar pengakuan Kyuhyun. Ia sungguh tidak menyangka
jika Kyuhyun melakukan perbuatan konyol hanya untuk bisa bertemu dan berbicara
dengan dirinya. Perbuatan Kyuhyun yang suka mengencani para gadis membuat imej
Kyuhyun dimata Nao Mi sangat buruk. Itulah alasan Nao Mi tidak mengenal Kyuhyun
sebagai teman masa kecilnya. Tapi, menit ini Pengakuan lelaki itu membut
Perasaan Nao Mi melunak. Ucapan yang tulus dari lubuk hati Kyuhyun yang paling
dalam.
"anakku sungguh keren. Appa sangat bangga
padamu, Kyuhyun" ucapa Tuan Cho sambil bertepuk tangan.
"jadi bagaimana?" tanya
Nyonya Cho sekali lagi.
Kyuhyun menjawab
"IYA" dengan semangat. Sedangkan Nao Mi mengiyakan sambil tertunduk
malu. Tangan Kyuhyun semakin erat menggenggam tangan Nao Mi. Ia seakan tidak
mau melepaskan kembali gadis yang ia cintai dulu. Ia akan mencintai gadis itu
selamanya. Imej Playboy tidak berlaku lagi untuk Kyuhyun karena ia telah
berhasil meraih keinginannya yaitu mendapatkan Nao Mi.
Kedua keluarga tersebut
tertawa bahagia dalam keindahan langit malam. Makan malam dilanjutkan dan
terasa lebih nyaman.
The End
Komentar
Posting Komentar